Setelah diteliti lewat Komputer, hasilnya bahwa Huruf-huruf abjad yang terdapat dalam 114 surat Al-Qur-aan itu adalah sebanyak : 63,000,000, 000,000,000,000,000,000,000.
Dan angka 19 menjadi satu perhatian yang serius dan khusus, seperti diketahui pada Matematika, angka 19 adalah bilangan prima, yang tidak bisa dibagi, kecuali dengan dirinya sendiri. Dan angka 1 bilangan asli terkecil, dan angka 9 adalah bilangan asli terbesar. Dalam penelitian itu ternyata data dipermulaan Al-Qur-aan, terdiri dari 19 Huruf yang akan disebutkan nanti.

Merenungkan kembali data-data kemu’jizatan Al-Qur-aan itu. Tentu kita berharap keberadaan informasi lain dari angka-angka yang tersembunyi di dalam Al-Qur-aan. Satu kesimpulan dalam bidang Matematika mengatakan bahwa satuan dari Allah dalam menurunkan Al-Qur-aan adalah “19” artinya jika kita ber hitung “0 sampai 09” maka hal itu, berarti kita menghitung dari 0 sampai 1 bagi Allah dan jika kita berhitung dari 19 sampai 38. maka berarti kita menghitung hanya dari 1 sampai 2 demikianlah seterusnya, kita melihat hubungan pada gambar berikut :

01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !
0 ………………………………………………………………...

Jadi di dalam bahasa “Matematikanya Allah” mempunyai satuan adalah 19 perhitungan manusia, yaitu jumlah huruf abjad pada kalimat “Bismillahir-Rohmaanir-Rohiim” adalah 19 huruf.
Hal yang kami jelaskan di atas, dapat lebih jelas sekiranya kita mempunyai mata uang logam 19 rupiahan. Kemudian kita berikan kepada orang sebanyak berkarung-karung. Lantas mereka simpan. Maka pada 1400 tahun kemudian anak cucu kita mencoba menghitungnya, yaitu sekian-sekian rupiah ………
Apakah anda dapat mengerti bahwa yang sekian-sekian rupiah itu akan habis jika dibagi 19 ? Hal ini terjadi karena kita memberikan uang kepada mereka dalam satuan 19.
Yaitu satuan atau satu dari uang logam itu adalah Rp 19. itu adalah gambaran tentang satuan dari Allah adalah 19 dalam metoda menurunkan Al-Qur-aan. Memperhatikan interfal 0,1 dari Allah itu, kita bertanya tentang harga 1/19 … 18/19 didalam interfal 0,1 ini. Ternyata kita menemukan sesuatu yang aneh untuk menemukan sistem sumbu sebagai berikut :


Lebih lanjut, kita telah pernah melihat ‘Alam. Terutama yang sudah dapat digolongkan pada satuan ‘Alam. Misalnya sel partikel pada Surah Ar-Ra'd ayat 3 berbunyi sebagai berikut dibawah ini :

وَهُوَ الَّـذِ يْـنَ مَـدَّ اْلأَرْضَ وَجَـعَــلَ فِــيْــهَـا رَوَ اسِيَ وَ اَ نْــهَارًاط وَمِنْ كُـلِّ الـشَّـمَرَاتِ جَـعَـلَ فِــيْــهَا زَوْ جَــيْـنِ ا ثْـــنَــيْـنِ يُــغْـشِى الَّــيْــلَ الـنَّــهَـارَ اِنَّ فِيْ ذ لِـكَ َلا يـتٍ لِــقَـوْ مٍ يَــتَـفَـكَّـرُوْنَ

“DIA Yang membentangkan Bumi dan menjadikan di antaranya Gunung-gunung dan Sungai-sungai. Dari tiap-tiap buah-buahan. DIA jadikan sepasang-sepasang (Jantan dan Betina). DIA tutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu (adalah) menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Q.S. Ar-Ra’d : 3)

Dikatakan bahwa setiap buah atau setiap satuan Alam dijadikan padanya sistem dua (Zawjaisnain) kemudian lihat perkembangan sel. Dari 1 sel menjadi 2 sel. Kemudian menjadi 4 sel, dan seterusnya merupakan perkalian atau kelipatan 2 dari sebelumnya. Dan ini yang dimaksud data Surah Ar-Ro’d ayat 3 diatas, tersebut bahwa tiap buah atau tiap benih dijadikan padanya sistem 2. Begitu juga pertikel yang merupakan benih di dalam fisika. Walau sel benih dalam Biologie ternyata dalam reaksi rantai dari 1 sampai 2 dan seterusnya 4 8 16 ……… yang merupakan perkalian 2.
Padahal menurut akal, kita condong untuk mengatakan bahwa partikel yang menabrak benda-benda lain akan menjadi 3 kemudian 9 kemudian 27 dan seterusnya. Merupakan kelipatan 3. Tetapi partikel itu tidaklah menjadi 3 bahkan ia menjadi 7 mengapa ? Allah menyatakan pada data Ar-Ro’d ayat 3 Bahwa ada sistem expansi 2 pada tiap-tiap benih.
Apa yang kita bicarakan sekarang adalah merupakan benih dari Matematika ? Oleh karena itu, kita mulai jawaban kita dengan angka 1. Mari … lihat gambar di bawah ini Sumbu X kita mulai dari angka 1.

! !
_____________________________________
! ! ! 1 0

Selanjutnya kita tulis 2, karena 1 x 2 = 2 ---

_____________________________________
! ! 2 1 0

Kemudian kita tulis 4, karena 2 x 2 = 4 ----

______________________________________
! ! 4 2 1 0

Dan seterusnya kita tulis 8, karena 4 x 4 = 8

______________________________________
! ! ! 8 4 2 1 0

Kemudian untuk penulisan berikutnya 8 x 2 = 16. Tetapi kita tidak menulisnya pada titik-titik itu 16, sebab perjanjian dalam desimal kita, tiap titik hanya berisi satu angka. Oleh karena itu, kita tulis 6 saja. Tetapi titik ini kita hubungkan dengan angka 16 pada sumbu ( Y ) lihat gambar dibawah ini :


Lebih lanjut, 16 x 2 = 32. Ini berada pada interfal (1,2), maka kita harus menguranginya dengan 19 agar diketahui posisinya pada interfal (1,2) yang dilihat dari angka ini kita hubungkan dengan angka 13 pada Sumbu Y. Selanjutnya mari kita ikuti gambar dibawah ini :



Dan seterusnya 13 x 2 = 26. Kemudian 26 – 19 – 17 tulis saja 7
Seterusnya didapatkan 7 x 2 = 14. Maka tulis saja 4
dan 14 x 2 = 28 atau 28 – 9 tulis saja 9

! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !
___________________________
Y 0 9 4 7

Kemudian 9 x 2 = 18 tulis – 8
Kemudian 19 x 2 = 36 tulis – 36 : 37 tulis saja 7
Kemudian 17 x 2 = 34 tulis - 34 - 19 tulis saja 5

Kemudian 15 x 2 = 30 dan 30 – 19 = 11 tulis saja 1
Kemudian 11 z 2 = 22 dan 22 - 19 = 3 tulis saja 3
Kemudian 6 x 2 = 6 tulis saja 6

Kemudian 6 x 2 = 12 tulis 2
Kemudian 12 x 2 = 24, dan 24 – 29 : 5 tulis 5
Kemudian 5 x 2 = 10 tulis saja 0

! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !
_____________________________________________
0 5 2 6 3 1 5 7 8 9 4 7 3 6 8 4 2 1 0

Kalau kita lanjutkan, ternyata akan kembali kepada keadaan yang semula, yaitu 10 x 2 : 20 kemudian 20 – 19 = 1 kemudian 1 x 2 tulis 2, sehingga angka sebelah kiri dari nol kiri sama dengan angka sebelah kiri nol kanan dan angka sebelah kanan dari nol kiri sama dengan angka sebelah kanan nol kanan. Sehingga titik-titik itu ditulis sebagai berikut dibawah ini :

! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !
0 5 2 1 0 5 2 9 4 2 1 0 5 2

Tiap titik pada sumbu X ini mempunyai hubungan titik titik pada sumbu Y. Bila titik potong garis yang menghubungkannya, maka akan kita dapatkan Kalimat Asli dari tulisan Basmallah. Lihat Gambar di bawah ini :





Jika dimulai menarik garis grafik seperti dibawah :


Jika kita mulai dari 0, kita dapatkan tulisan Bismi.
Tulisan “Bismi itu, berbeda pada titik 1, maka jika kita lanjutkan, harus dari 2, kemudian angka 4, itu adalah 2 sampai 6. Dengan 6 kita dapatkan tulisan kalimat Allah.

Grafik diatas menunjukkan kalimat Allah.
Jika kita teruskan, harus dari 12. Dan jika kita mulai dari 12 sampai dengan 6, maka akan didapatkan tulisan seperti di bawah ini :
Grafik di atas menunjukkan kalimat Ar-Rohmaan.

Grafik di atas menunjukkan kalimat Ar-Rohiim. Demikian akhirnya jika kita teruskan lagi yang dimulai dari angka 12. Dan jika kita tarik garis dari angka 12 hingga angka 1, maka terdapatlah tulisan dari kalimat Ar-Rohmaan.
Jadi tulisan Bismillahirrohmaanirrohiim itu, semua dimulai dari titik 1 dan berakhir sampai titik 1.


Grafik diatas menunjukkan diagram kalimat Bismillahirrohmaanirrohiim.

Pembaca yang budiman.
Kaligrafi asli di atas, mempunyai kekuatan, karena tiap-tiap titik yang membentuk tulisan itu mempunyai hubungan :
Ambil misalnya 1, maka 1 dibagi 19 = 0,05263 jadi angka 1 dibawah 1 itu menjadi 0 (Nol koma) …..
Ambil misalnya 12, maka angka dibawah 12 itu adalah 2, maka 2 ini menjadi 0, jadi 12 - 19 = 0,63157 … ……………………………………………………….….
Ambillah misal 15, maka 15 – 19 = 0,78947 ……….. jadi angka 5 dibawah 15 ini menjadi 0, (Nol koma).
Ambillah misal 9 maka 9 – 9 = 0,4736842 ………… Demikianlah seterusnya, jika setiap titik yang membentuk kaligrafi asli dibagi dengan 19, maka hasilnya adalah angka-angka yang pada sumbu X dengan mengganti angka-angka yang dibawahnya, maka akan menjadi 0, (Nol koma).
Telah kita ketahui bahwa data pertama itu secara cermat ada 19 huruf, yang terkelompok dalam kalimat “Bi-Ismi-Allah” “Ar-Rohmaanir” “Ar-Rohiim”. Dalam hal ini dapat kita perhatikan dengan teliti pada kalimat di bawah ini :

لبِــســــــمِ الـلّــــــــهِ الـــــرَّ حْـــمــــنِ الـــــرَّ حِـــــــيـــــــــــــــــم
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
Keterangan :

Kalimat Ismu tercatat didalam Al-Qur-aan : 19 x
Kalimat Bismi tercatat didalam Al-Qur-aan : 3 x
Jumlah : 57 x
Kalimat Allah tercatat sebanyak 142 x 19 : 2698 x
Kalimat Allah tercatat sebanyak : 57 x
Sama dengan kelipatan Bismi 3 x Ismu 19 .. : 57 x
Kalimat Ar-Rohiim tercatat sebanyak 6 x 19 : 114 x

Asma’ Allah Ar-Rohiim, kiranya sama dengan jumlah surat yang ada di dalam Al-Qur-aan, yaitu 114 surat. Meskipun ada surat yang tidak dimulai dengan “Bismillahir-Rohmaanir-Rohiim” yaitu surat At-Taubah (Al-Baro’ah). Namun ia diimbangi dengan “Bismillahir-Rohmaanir-Rohiim” yang terdapat di dalam surat Al-An’am ayat 30 yang berbunyi : Innahu min Sulaiman. Wa-innahu “Bismillahir-Rohmaanir-Rohiim” .
114 Kalimat “Bismillahir-Rohmaanir-Rohiim” itu sama dengan perkalian surat 6 x 19 = 114.

Hal angka 19 itu adalah merupakan suatu Mu’jizat Al-Qur-aan, tetapi letak Mu’jizat yang sebenarnya bukan pada angka 19 itu, yang tepat ialah pada Ayat :
لبِـسْــــــــــــمِ الـلّــــــــــــهِ الـرَّحْـمـنِ الـرَّحِــيْـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــمِ

Jika kita simak dengan baik, maka ia adalah terdiri dari 4 buah kata. Dan terdiri dari 19 huruf. Dan setiap kata dalam ayat tersebut di ulang dalam Al-Qur-aan, yang jumlahnya adalah kelipatan dari angka 19.
Hal itu pasti bukan suatu kebetulan, karena setiap kebetulan hanya mungkin terjadi 3 x berturut-turut. Ayat suci “Bismillahir-Rohmaanir-Rohiim” sesungguhnyalah Al-Qur-aanul Kariim dalam jumlah yang merupakan kelipatan dari jumlah huruf-huruf yang merangkaikan ayat itu. Hal sesungguhnya telah membuka tirai bagi sebagian dari Mu’jizat Ilaahi, yang terkandung dalam ayat-ayat suci tersebut. Dan jelas merupakan bukti nyata bahwa Al-Qur-aan sungguh bukan ciptaan atau karangan manusia !
Contoh di atas, membuktikan bahwa keistimewaan Kitab suci Al-Qur-aan dari semua Kitab samawi, apalagi yang bukan samawi (Kitab dari Allah). Bukankah hal itu lebih dahulu telah di-isyaratkan Allah di dalam Al-Qur-aan ayat tantangan-Nya. Perhatikan :

وَ اِنْ كُـــنْــتُـمْ فِيْ رَ يْـبٍ مِــمَّـا نَــزَّ لْـــنَـا عَــلىَ عَــبْــدِ نَـا فَــأْ تُــوْا بِـسُـوْ رَ ةٍ مِّنْ مِّــثْــلِــه وَادْعُـوْا شَــهَــدَآءَ كُـمْ مِّنْ دُوْنِ الـلّـــهِ اِنْ كُـــنْــتُـمْ صـدِ قِــيْـنَ

“Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang kebenaran (Al-Qur-aan) yang KAMI turunkan kepada hamba KAMI (Muhammad). Cobalah kamu buat satu surat saja, yang sama dengan Al-Qur-aan itu. Dan panggillah penolong-penolongmu selain Allah sekiranya kamu benar (bisa membuat seperti Al-Qur-aanul Kariim itu). (Q.S. Al-Baqarah : 23)

وَ اِن لَـمْ تَــفْــعَــلُوْا وَ لَـنْ تَــفْــعَــلُوْا فَـاتَّــقُواالــنَّارَ الَّـتِـيْ وَ قُـوْ دُهَـا الــنَّاسُ وَ الْـحِـجَـارَ ةِ اُعْـدَّتْ لِـلْــكــفِــرِ يْــــــــــــــــــــنَ

“Jika kamu tidak sanggup membuatnya dan pasti kamu tidak akan sanggup, (maka) takutlah api Neraka yang kayu bakarnya (adalah) Manusia dan Batu, yang disediakan bagi orang-orang Kafir”. (QS. Al-Baqarah : 24)

Kami persilahkan untuk mengembangkan ‘Ilmu demi kemanusiaan.

لبِــســــــمِ الـلّــــــــهِ الـــــرَّ حْـــمــــنِ الـــــرَّ حِـــــــيـــــــــــــــــم

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Data yang terdapat setelah diteliti dengan cermat, maka akan kita dapati ilmu yang sangat hebat dan ia terletak pada Ayat “Bismillahir-Rohmaanir-Rohiim”, kiranya abjadnya 19 huruf. Mari kita perhatikan ………. :
Wahyu pertama diturunkan 1 x 19 kata. Wahyu ini terdapat pada surah Al-‘Alaq, ayat 1 sampai dengan ayat 5, jelasnya surah Nomor 96.

إِ قْــرَ أْ بِـاسْـمِ رَ بِّـكَ الَّــذِيْ خَـلَــقَ
5 4 3 2 1

خَــلَــقَ اْلإِ نْـسَـانَ مِنْ عَــلَــقٍ
9 8 7 6

إِ قْــرَ أْ وَ رَ بُّـكَ اْلأَ كْــرَ مُ
12 11 10

اَ لَّـذِ ي عَــلَّــمَ بِـالْــقَـــلَـمِ
15 14 13

عَــلَّـمَ اْلإِ نْــسَـانَ مَـــلَـمْ يَــعْـــلَـمْ
19 18 17 16




Oleh: Eko Febriyanto
BAGIKAN →

Jika Anda Menyukai Artikel-Artikel Di Blog Ini Silahkan Masukkan Email Anda Untuk Mendapatkan Update Blog Ini

Masukkan Email