croPLUS: Internasional
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Google+ Hangout Akan Tersedia Untuk Kaum Tuna Rungu



Liputan6.com, Jakarta : Google+ Hangout, layanan jejaring sosial milik Google, kini membenamkan fitur baru. Fitur ini dibuat khusus untuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik, sehingga memudahkan saat berkomunikasi secara virtual.
Google+ Hangout baru saja menelurkan dua fitur baru yang ditujukan untuk memudahkan mereka dengan keterbatasan fisik saat melakukan video conference. Dilansir dari The Verge, Senin (4/3/2013), fitur ini memudahkan pengguna dengan keterbatasan fisik memiliki pemerjemah pribadi.
Foto penterjemah akan tampil pada bagian kanan atas di aplikasi Hangout dan secara otomatis akan menjadi fokus percakapan kapanpun ia berbicara menggunakan bahasa isyarat.
Hal ini memungkinkan Anda yang memiliki keterbatasan pendengaran menerima pesan sesuai dengan bahasa isyarat yang dipahaminya. Begitu pula pesan yang disampaikan dengan menggunakan bahasa isyarat tertentu dapat diubah kedalam bentuk suara.
Google juga berupaya memudahkan pengguna G+ yang memiliki keterbatasan untuk mengakses akunnya. Seperti dengan merilis update shortcut keyboard, bagi mereka yang memiliki kesulitan menggunakan mouse saat menikmati fitur Hangout.
Misalnya untuk mematikan mic, Anda cukup menekan Ctrl+D atau Command+D pengguna Mac. Untuk memulai percakapan bisa mengetikkan Ctrl+B atau Command+B untuk pengguna Mac.
Untuk mengakses shortcut lainnya bisa diakses di link ini. Jadi keterbatasan bukan lagi alasan untuk bisa memahami makna dari komunikasi.
(VIN/DEW)
Baca Selengkapnya >>

FBI Akan Mendata Semua Pengguna Tato


FBI Akan Mendata Semua Pengguna Tato
Dalam waktu dekat ini, FBI berencana menjalankan program terbarunya untuk membuat databases tato (tattoo), yang artinya semua orang yang bertato akan masuk dalam databases internasional yang di kelola langsung oleh FBI dan Homeland Security Department.


Langkah awal yang di jadwalkan oleh FBI saat ini adalah melakukan pendataan gambar gambar tato para pelaku kejahatan yang ada di Amerika dan tidak mustahil akan melakukan pendataan pengguna tato di seluruh dunia.

Untuk mengembangkan teknologi tersebut, FBI juga menambahkan teknologi pengenalan wajah dan sidik jari pada pemilik tato, Pihak FBI sudah meminta informasi database dari gambar-gambar tato para pelaku kejahatan. (mashable.com).


Diterbitkan oleh: Reng Orengan
Baca Selengkapnya >>

Jika Anda Menyukai Artikel-Artikel Di Blog Ini Silahkan Masukkan Email Anda Untuk Mendapatkan Update Blog Ini

Masukkan Email